Posts Tagged ‘marah’

Pengalaman adalah Pelajaran Bernilai Tinggi


experience

Good teacher

Pengalaman. Banyak filosofi yg bilang bahwa pengalaman adalah guru yg terbaik. Bahkan ada pula yg bilang bahwa pengalaman tak bisa dinilai dg materi. Betul itu!! Aku sudah merasakannya sendiri. Kebetulan yg ku alami adl pengalaman yg berakhir dg rasa kecewa. Apalagi saat itu terjadi. Benar2 kecewa yg ku rasakan. Hingga saat ini, masih ada rasa itu walaupun kadarnya telah berkurang. Karena itu aq ingin membaginya di blog ini.

Bermula ketika aku ingin membeli sesuatu dibidang properti. Setelah 1 bulan mencari ke sana kemari, survei, cek data, negosiasi, dll, akhirnya kami mendapat “barang” yg pas, cocok, dan sreg banget dg yg kita inginkan (kita=aku n suami). Buanget deh pokoknya! Bersyukur pada اَللّهَ saat itu atas karunia-Nya. Akhirnya kita deal dg penjual via telfon, karena posisi saat itu malam dan jarak jauh. Sesuai kesepakatan dg penjual bahwa besok pagi kami akan bertemu di rumahnya. Pukul 7 malam kala itu kita DEAL. Alamakkkk tak dinyana, jam 10 malam penjual membatalkan transaksi secara sepihak dg alasan bahwa dia mengurungkan niatnya unt menjual “barangnya”, dan info yg sy dapatkan dr temen lain bahwa “barangnya sudah laku”, aku Ġąąƙ tau manakah yg benar dr alasan penjualnya!! Aku Ġąąƙ terima! Etikanya bukan seperti ini, alasan yg simpang siur! marah dan kecewa kala itu. Karena setelah proses Deal td, kami sdh menghubungi pihak terkait, merancang langkah selanjutnya, dll. Sebagai perempuan, sy pengen nangis, tp Ġąąƙ bisa karena kondisi msh shock saat itu.

Menghadapi itu semua bagiku seperti naik roalcoaster, melalui perjalanan panjang hingga kami mendapatkan keinginan kami, dan secepat angin, tiba2 kami terjatuh, gagal keinginan kami. Kami hanya bs berdo’a dan berusaha berfikir bahwa ini adl hal terbaik dr اَللّهَ, kami mencoba percaya bahwa akan ada yg lebih indah daripada ini. Itulah yg kami berusaha percaya, terutama aku.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: