Tugu Muda Semarang

Taman Tugu Muda

Tanggal 21 April 2010 saya dan pasangan jalan – jalan ke Tugu Muda. Tugu Muda berada di tengah sebuah taman  lumayan luas dan hijau. Di taman inilah banyak dimanfaatkan para pengunjung Tugu Muda untuk bersantai, ngobrol dengan temen-temannya atau keluarganya, dan ada yang digunakan sebagai ajang tempat latihan para pemilik sepeda antik, ** maap ya saya ga tau nama kerennya ap😀

Untuk mempercantik Tugu Muda, dibangunlah sebuah taman yang mengelilingi Tugu Muda. Di taman ini di beri beberapa ornamen supaya pengunjung betah nongkrong di sini, antara lain ada air mancur, lampu-lampu warna putih dan kuning yang akan menambah kesan romantis di malam hari, **prikitiew, hehehehe……… ada juga pohon cemara, duplikasi senjata bambu runcing yang tegak berdiri berjajar sebanyak 5 (lima) buah yang menggambarkan Pertempuran 5 hari di Semarang dengan bersenjatakan bambu runcing. Selain itu, ada pua tempat duduk berbentuk melingkar yang mengelilingi Tugu Muda, mantabbb wes…………. 😀

Tugu Muda terletak di tengah persimpangan Jl. Mgr Sugiopranoto, Jl. Imam Bonjol, Jl. Pemuda, Jln. Pandanaran, dan Jln. Dr. Sutomo. Sebelah Utara Tugu Muda terdapat Gedung Pandanaran dimana di dalam gedung ini juga terdapat perpustakaan umum lho…. Kira-kira udah pada tau belum? Klo ada yang belum pernah ke sana, mampir aja, gratis kq….. J Lanjut, di sebelah Timur langsung dihadapkan pada Jln. Pandanaran yang di-apit oleh Lawang Sewu dan Gereja Katedral Randusari (Semarang) yang. Sedangkan sebelah Selatan berhadapan dengan Museum Manggala Bhakti, serta sebelah barat Tugu Muda terdapat Gedung Perdamaian.

Monumen Tugu Muda

Tugu Muda berbentuk seperti lilin yang mengandung makna semangat juang para pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan RI tidak akan pernah padam. Pada kaki tugu terdapat relief yang menggembarkan kesengsaraan rakyat Indonesia saat adanya penjajahan Jepang.

Tugu muda mempunyai 5 (lima) penampang dan terdiri dari 3 (tiga) bagian, yaitu kepala, badan, dan landasan dimana semuanya terbuat dari batu hingga sekarangpun masih utuh. Di sisi landasan  terdapat relief. Wowwwww . . . . . J

Tugu Muda merupakan sebuah monument yang dibangun untuk memperingati Pertempuran Lima Hari di Semarang yang terjadi pada tanggal 14 – 19 Oktober 1945 dalam melawan penjajah Jepang. Monumen Tugu Muda menggambarkan sebuah jiwa dan semangat patriotisme dan kepahlawanan warga khususnya para pemuda Semarang yang gigih, rela berkorban, dan semangat yang menyala-nyala dalam mempertahankan wilayah Semarang. Dalam pertempuran ini diperkirakan lebih dari 2000 (dua ribu) pejuang gugur.

Bambu Runcing

Tugu Muda didirikan atas prakarsa Badan Koordinasi Pemuda Indonesia. Namun, karena kesulitan dana, maka tidak dapat terlaksana. Pada tahun 1951 dibentuklah Panitia Tugu Muda yang ketuai oleh Hadi Subeno  Sosrowardoyo (Walikota Semarang pada saat itu). Desain Tugu Muda dirancang oleh Salim. Sedangkan di bagian relief dikerjakan oleh seniman yang brenama Hendro. Batu yang kokoh didatangkan dari Kali Urang dan Paker. Dalam rangka memperingati Hari Pahlwan, maka peletakan batu pertama kali dilakukan oleh Guburnur Jawa Tengah (Boediono) pada tanggal 10 November 1950, dan diresmikan pada tanggal 20 Mei 1953 oleh Presiden RI pertama, yaitu Ir. Soekarno yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

Buat Temen-temen yang belum pernah ke sini, cepetan ke sini ya…. Gratis, paling bayar parkiran 1000 rupiah doank.😀

Sumber: pengalaman pribadi, ms.wikipedia.org, antara.co.id, dan beberapa artikel lain terkait.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: